Sudah Siapkah Kita Ber-3G?

Gencarnya produsen ponsel yang menambahkan berbagai fitur pada setiap produk barunya membuat kita sebagai konsumen memiliki banyak pilihan, salah satu fitur yang saat ini banyak ditawarkan adalah adanya fasilitas 3G (Third Generation) pada produk ponsel High-end yang dipasarkan saat ini.

Gembar-gembor teknologi 3G yang sudah didengungkan sejak beberapa tahun lalu, memiliki keunggulan untuk dapat mengolah data multimedia secara real time pada sebuah ponsel, dengan teknologi ini nantinya kita tidak hanya dapat meangakses data secara cepat, namun melihat acara televisi siaran langsung dan bertatapan wajah dengan lawan bicara kita secara real time seperti halnya pada film-film futuristik, hal tersebut dapat dilakukan dengan ponsel yang memiliki fasilitas 3G ini.

Jepang adalah negara yang sukses menerapkan teknologi ini, DoCoMo, sebagai salahsatu operator seluler di negeri Matahari terbit itu telah menuai sukses besar dari produk yang dipasarkan kepada konsumennya dengan nama layanan i-Mode, para pengguna i-Mode dapat menikmati acara televisi, berkirim email dan mengakses Internet langsung dari telepon genggamnya.

Akankah kesuksesan DoCoMo terjadi di Indonesia?, sejauh ini saya belum melihat adanya tanggapan positif dari masayarakat mengenai kehadiran teknologi 3G ini, keadaan ini merupakan PR besar bagi operator di negara kita untuk dapat menciptakan demand pada masyarakat terhadap teknologi ini, Ya.. kita memang pernah gagal dengan teknologi WAP (Wireless Application Protocol) namun para operator tentu tidak ingin kegagalan itu kembali terjadi pada 3G. Untuk mengatasi hal ini, operator tentu mebutuhkan formula yang tidak hanya mementingkan pihak operator saja namun juga konsumen sebagai acuan sumber pendapatan mereka. Teman-teman saya yang memiliki ponsel high-end tidak pernah menggunakan fasilitas GPRS (General Packet Radio service) dan MMS (Multimedia Messaging Service) karena mereka merasa bahwa tarif layanan tersebut terlalu mahal. Dan saya pun merasakan hal yang sama, karena itu saya lebih banyak menggunakan GPRS hanya untuk kegiatan chatting dan e-mail daripada browsing.

Saat ini jawabannya ada pada kita sebagai konsumen, sudah sejauh mana kita mengoptimalkan fitur ponsel yang kita miliki?, Sudah sejauh mana kita membutuhkan akses data real time?, Sudah seberapa jauh Anda memanfaatkan layanan yang diberikan operator seperti MMS, GPRS dan e-mail?, Jika pertanyaan itu belum terjawab, bagaimana Anda menjawab pertanyaan “Sudah siapkah Anda ber-3G?”.

Subang, 11 Februari 2006

Advertisements

Akses Gmail pada Mozilla Thunderbird


Baru-baru ini saya telah memasang aplikasi Portable Thunderbird pada MMC saya yang diakses melalui Card Reader, dengan aplikasi Portable Thunderbird kita dapat menarik dan mengirim email dari komputer mana saja sepanjang komputer tersebut terhubung ke Internet, tanpa harus melakukan setting ulang untuk akun POP mail yang kita miliki. Proses setting hanya dilakukan sekali saja, berikut adalah setting GMail pada Mozilla Thunderbird :

1. Pastikan bahwa kita telah mengaktifkan opsi “Enable POP & Fowarding” pada akun GMail kita.

2. Pada Menu pilih Tools | Account Settings…

3. Klik Add Account….

4. Pastikan Email account yang dipilih.

5. Klik Next >.

6. Masukkan nama Anda pada Your Name:.

7. Masukan alamat Gmail Anda pada Email Address:.

8. Klik Next >.

7. Pilihlah POP pada Select the type of incoming server you are using..
lalu ketikan “pop.gmail.com” pada kolom Incoming Server:.

9. Klik Next >.

10. Masukkan alamat email Anda secara lengkap (“oki.rosg@gmail.com”, sebagai contoh) pada Incoming User Name:.

11. Klik Next >.

12. pada Account Name: berikan nama untuk nama akun Gmail (misalnya “Gmail”,sbg contoh) .

13. Klik Next >.

14. Lalu Klik Finish.

15. Pilih Outgoing Server (SMTP).

16. Klik Advanced….

17. Klik Add…

18. Ketikkan “smtp.gmail.com” pada Server Name:.

19. Pastikan Use name and password telah dicontreng.

20. Ketikan alamat Gmail Anda pada bagian User Name:.

21. Pastikan TLS dipilih pada opsi Use secure connection:.

22. Ketikan “587” pada bagian Port:.

23. Klik OK.

24. Klik OK sekali lagi.

25. Pilih Server Settings pada akun Opsi Gmail yang baru saja kita buat

26. Klik Use secure connection (SSL) untuk mengaktifkannya.

27. Klik Advanced….

28. Masuk ke bagian tab SMTP.

29. Pilih smtp.google.com:587 dari pilihan drop down menu di bagian Server.

30. Klik OK.

31. Klic OK sekali lagi.

Maka Thunderbird sudah dapat digunakan untuk menarik semua e-mail pada akun Gmail yang kita miliki.